Penelitian Ungkap Mendengarkan Musik Sedih Bisa Buat Hati Terasa Lebih Tenang

tomthall.net – Saat sedih, orang akan cenderung menonton musik sedih. Musik dengan irama, nada, atau lirik sedih akan menambahkan rasa emosi seseorang dan dirasa mudah untuk mengangkat hati.

Musik sedih sering ditunjukkan sebagai salah satu musik yang banyak didengarkan karena rasa tenang yang didapat setelah menikmati lagu sedih. Bagaimana mungkin hal ini?

Musik Sedih Dapat Melepaskan Hormon Prolaktin dan Oksitosin

Karena kami memiliki teori biologi, kami tahu bahwa seseorang mengalami musibah dikehidupan nyata atau berempati dengan kesedihan orang lain, secara langsung melepaskan hormon prolaktin dan oksitosin. Kedua hormon itu memberikan perasaan lega dan tenang pada hati.

Musik adalah Teman

Kami percaya, musik dapat menjamin ketenangan bagi pendengarnya. Karena itu, sering terjadi anggapan bahwa musik adalah teman yang baik. Ketika mendengarkan musik sedih, walaupun lirik dan makna dari lagu tersebut tidak berhubungan dengan perasaan kita atau tidak sesuai pengalaman, kami tetap harus menikmatinya.

Karena musik sedih menyebabkan kita membangkitkan imajiner memberi dukungan dan memberikan cerita dengan teman. Rasa berbagi dan teman yang baik akan memberikan rasa nyaman dan memiliki.

Musik Sedih Mempengaruhi Psikologi Manusia

Musik sedih membuat orang tertarik dan menginginkan mendengarnya karena dekadanya, tenang dirasakan, dan merinding yang dialami. Lirik dan nada yang bermakna juga membuat orang merasakan nostalgia terhadap kenangan itu.

Mulai dari Science Alert, penelitian menunjukkan bahwa banyak orang lebih tertarik mendengarkan musik melankolis karena berasa lebih indah dan daya tarik estetika dibandingkan musik lainnya.

Memang sedih apakah Anda mendengarkan musik? Namun, kalimat penjelasan ini mempersatukan sesuatu yang tidak bisa dilewatkan untuk Anda. Para pendengar senang mendengarkan musik sedih dan mengembangkan hati mereka. Misalnya, berapa banyak kali Anda menyenangkan dirinya dengan melihat cerita semacam ini?

Voice of Baceprot Bakal Rilis Album Baru Bulan Depan

tomthall.net – Voice of Baceprot (VoB) selaku pemenang Album of the Year akan merilis album pertama mereka berjudul Retas bulan depan. 12WIRED sebagai manajemen mengonfirmasi rencana perilisan menyusul perilisan single What’s the Holy (Nobel) Today? baru-baru ini.

Sebelumnya, Retas akan menjadi bagian dari album yang akan dirilis pada 13 Juli.

Selain memiliki generasi yang berpengaruh, Trio rock asal Indonesia telah melepas single baru dengan sangat lantang. Kata keterangan resmi manajemen VoB, album debutnya akan segera dirilis pada hari ini.

Sebelum hasil album yang akan dirilis ditulis lebih lanjut, kami sedang mencari informasi lebih jelas tentang isi album itu. Namun, anggota VoB banyak membahas What’s the Holy (Nobel) Today? yang seharusnya merupakan pembuka agenda perilisan Retas.

Seperti para pemain gitar dan vokalis VoB, Marsya, What’s the Holy (Nobel) Today? melalui kisah penting yang selalu terekam dalam memorinya sebagai penulis lagu, ia mengungkapkan hal-hal penting yang membuatnya terlibat dalam gagasan dan perkembangan serta penyampaian ideologi mereka secara langsung kepada masyarakat.

Marsya mengatakan dirinya membayangkan pertemuan serius dengan guru konseling VoB saat sekolah, Abah Erza, untuk mencari ide menulis lagu itu.

Para memori tersebut membuat dirinya tak sabaran dalam menghadapi masalah peperangan dan semua risiko yang akan ia rasakan. Inspirasi itu ia tuangkan untuk menjahit keseluruhan lagu What’s the Holy (Nobel) Today?.

Kerusakan dunia yang disebabkan perang sangat memilukan untukku, Marsya mengatakan lagu baru VoB ini membahas tentang itu.

“Erza menunjukkan bahwa warga sipil yang bersalah di atas pertempuran itu, kebanyakanmudia dan anak-anak,” ucap Marsya.

Tentang single baru mereka, Sitti menjelaskan interpretasi lain tentang makna yang terkandung dalamnya. Dan menurutnya, What’s the Holy (Nobel) Today? produk penafsiran VoB soal perang kala menghadapi perundungan di media sosial.

Dengan single “Perang”, kami ingin memberikan informasi yang benar sehingga anda bisa mengetahuinya secara baik. Kami ingin mengungkap pengalaman kami yang terjebak dalam perang, termasuk saat kami berada di dalamnya.

“Kami sering dijumpai orang-orang yang mengatakan bahwa kami akan membinasakan mereka dengan api kemarahan melalui komentar-komentar negative, meskipun tidak pernah kami menyatakan bahwa kami akan membinasakan siapa pun,” sambung Sitti.

Dalam rangkaian debut album VoB, band ini mengumumkan jadwal tur 11 kota AS pada Agustus 2023. Tur tersebut termasuk dalam rangkaian Retas: American Tour 2023.

VoB akan melakukan perjalanan ke Los Angeles, Las Vegas, Pasadena, Chicago, Detroit, Pittsburgh, Boston dan Washington pada 13 dan 15 Agustus. Di New York dan Washington, mereka akan beraksi pada 13 dan 15 Agustus.

Young K DAY6 Bakal Gelar Konser di Jakarta Pada 9 Desember 2023

tomthall.net – Young K DAY6 akan tampil di Indonesia pada 9 Desember 2023. Dia akan memainkan tugasnya di Saranghaeyo Indonesia 2023 di Beach City International Stadium, Jakarta.

Dalam acara yang disampaikan oleh Mecimapro lewat unggahan resmi di media sosial, Young K menjadi musisi pertama yang ditampilkan. Acara ini akan dirilis pada hari Rabu dan akan mendatangi seluruh Indonesia.

“Salam Indonesia 2023, Pertama: Young K (DAY6),” kata akun resmi @mecimapro via Instagram, Jumat (16/6).

“Kami sangat senang melihat Young K kembali bersama kami untuk pertandingan Solo Pertama di Jakarta,”lanjut pengumuman resmi tersebut.

Kalaupun Saranghaeyo Indonesia 2023 belumdimu, sebenarnya promotor masih telah memberikan daftar harga tiket dan visual layout untuk festival Saranghaeyo Indonesia 2023. Hal ini terbagi menjadi tiga kategori, yakni Pink, Blue, dan Yellow.

Sekarang Pink harga Rp2,75 juta. Area standing ini paling dekat dengan panggung.

Salah satu kategori selanjutnya, yakni Blue, akan membeli tiket seharga Rp2,2 juta. Pembeli tiket kategori tersebut akan berdiri di belakang area penonton kategori Pink.

Halte Yellow sebelumnya hanya memiliki aliran yang murah, yakni Rp1,55 juta. Namun, halte Blue bisa dibeli dengan harga terbaik dan memenuhi kebutuhan terjamin untuk konsumen nonton. Karena itu, Yellow menjadi kategori termurah yang dijual seharga Rp2,45 juta.

Tiket pembeyankan Saranghaeyo Indonesia 2023 terbaru telah penuh. Harga tiket yang ditawarkan belum termasuk pajak dan pembayaran biaya lainnya.

Selamat datang Indonesia 2023. Kita akan memperkenalkan Young K sebagai solois. Ia telah beberapa kali tampil bersama DAY6 di Indonesia.

Band Sungjin, Young K, Wonpil, dan Dowoon itu tertarik dengan Indonesia pada akhir 2019.

Mereka akan menggelar konser solo bertajuk DAY6 WORLD TOUR ‘GRAVITY’ DISEKSI KARIR DAN PENABURAN INDONESIA pada tanggal 30 November-1 Desember 2019, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Konser itu akan membahas tentang tema ‘Gravity’.

Sebelumnya, promotor juga mengundang Zion.T. untuk menghadiri Saranghaeyo Indonesia 2022 dilaksanakan pada 10 Desember nanti. Festival musik itu akan diramaikan oleh sejumlah musisi Korea hit, termasuk TREASURE, Jun. K, Young Tak, hingga Zion. T.

 

The Corrs Bakal Gelar Konser di Jakarta Pada 18 Oktober

tomthall.net – The Corrs akan mengunjungi Jakarta Utara pada 18 Oktober 2023 dan mereka akan diperkenalkan kepada publik dengan konser di Beach City International Stadium, Ancol. Konser ini merupakan salah satu fitur dari Under Down dunia yang semakin bertambahnya.

Para anggota Corr setelah 18 tahun tidak bermain sebagai band, maka kegiatan ini merupakan saat reuni yang istimewa bagi keluarga mereka.

Ravel Entertainment yang akan menyelenggarakan konser The Corrs di Indonesia.

Kami dipilih langsung oleh manajemen The Corrs untuk membawa mereka ke Indonesia. Dengan itu, kita menjadi sosok yang berharga bagi mereka seperti saat mereka ditemui setelah 18 tahun bersama-sama.

Kami memiliki waktu untuk reuniasi mereka. Ini berkah sangatlah baik bagi kami dan tim,” lanjut Naomi.

Tiket konser akan mulai dijual pada tanggal 21 Juni 2023 di Tokopedia dan www.thecorrsjakarta.com.

Karena kami ingin mendapatkan konser The Corrs Live in Jakarta sebagaimana yang diinginkan, tiket individu akan terbagi menjadi lima jenis, yaitu Festival, VIP Platinum, Gold, Silver, dan Bronze.

Kategori Bronze akan menjadi tiket paling murah yang dibanderol seharga Rp1 juta. Sementara kategori VIP Platinum hanya membutuhkan sebuah nomor registrasi untuk mengikutinya.

Bila Anda memiliki berbagai macam kategori tiket, maka kategori Festival tersebut hanya satu. Kategori ini ditawarkan seharga Rp2 juta yang dibawah tarif normal.

Jangan khawatir, pembeli tiket Festival akan mendapatkan akses berdiri yang lengkap, namun berkesempatan untuk menonton The Corrs dengan posisi paling dekat dengan panggung.

Karena kami senang dengan produk-produk digital yang baik, kami senang dengan bergerak dibawah FOH. Kategori VIP Platinum akan tetap di tempatnya dan akan mendapatkan sebuah tempat duduk nyaman dan langsung melalui area ini.

Dengan harga Rp1.5 juta, Kategori Silver akan ditempatkan tepat di belakang Kategori VIP Platinum. Posisi tempat duduk juga langsung menuju panggung.

Jual kategori Gold dengan harga Rp3,5 juta. Kategori ini akan mendapatkan tempat duduk langsung berdempetan dengan sisi panggung.

Ceritakanlah lebih lanjut tentang rumor kedatangan The Corrs ke Indonesia gambar yang didapatkan oleh salah satu personel band tersebut.

Sebelum menjadi pemain violin The Corrs, Gary Lightbody berkata bahwa Jakarta adalah salah satu kota yang akan didatangi The Corrs dalam musim panasnya.

“Saya mengikuti banyak tur tahun ini sebelum aku kembali bersama The Corrs pada harinya akhir tahun,” kata Sharon. “Kami sejauh ini akan ke Manila, dan kemungkinan Jakarta dan Australia.”

Mungkin ini salah satu kejadian yang terakhir The Corrs tampil secara tunggal di Jakarta. Di akhir November 2001, para pemain The Corrs tampil secara tunggal bersamaan dengan kelanjutan In Blue Tour di Jakarta.

The Corrs are well-known for their many hit songs that are loved by music lovers around the world, like Runaway (1995), What Can I Do, and So Young (1998). They also had hits like Radio (1999), Breathless (2000), and Angel (2004).

Berikut daftar harga lengkap Tiket The Corrs Live in Jakarta:

Bronze (seating): Rp1 juta
Silver (seating): Rp1,5 juta
Festival (standing): Rp2 juta
Gold (seating): Rp3,5 juta
VIP Platinum (seating): Rp4,5 juta

Paul McCartney Buat Lagu Terakhir The Beatles Menggunakan AI

tomthall.net – Paul McCartney mengungkapkan sekarang bahwa dirinya sedang membuat lagu baru untuk The Beatles yang belum pernah ditunjukkan meski sudah selesai direkam bareng tiga personel lainnya.

Ada sikap yang harus dilakukan ketika menyimpan lagu itu. Sikap yang benar adalah menjaga perasaan orang terhadap lagu itu agar tidak terhapus dan tersingkir. Dengan bantuan teknologi AI, kami akhirnya dapat menemukan sikap yang paling benar untuk melakukannya. Paul mengatakan, teknologi kecerdasan buatan ini dapat membantu mengambil suara John Lennon dalam lagu itu dengan jernih.

“Nilai rekaman terakhir The Beatles ini akan dirilis selanjutnya, setelah kami mengerjakan demo milik John yang baru kami kerjakan,” kata Paul McCartney, dikutip dari CNN, Sabtu (17/6).

“John adalah suara terbaik yang kami bisabeli. AI ini meningkatkan kemampuan kami untuk mendeteksi suara dan membuatnya lebih jernih,” tambahnya. “Ini akan mempermudah kami menggambarkan perasaan orang lain melalui rekaman audio.”

Gitaris The Beatles sangat mengerti perkembangan teknologi, karena mereka sering menggunakan internet. Singkatnya, gitaris The Beatles itu sudah mempelajari keberadaan AI dan sekarang mereka bisa melakukannya dengan hati-hati.

AI mempunyai kecanggihan yang sangat dikenal McCartney ketika ia mendengar suara John Lennon menyanyikan lagu-lagu miliknya berbunyi dengan teknologi itu. Kecanggihan itu tersebut disebut sebagai suatu hal yang “agak menakutkan.”

“Kita terima permintaan anda dan sekarang, kita sedang mencoba membangun kembali apa yang telah berubah,” kata McCartney. “Disini terdapat sisi baik dan sisi menakutkan. Kita hanya harus melihatlah ke arah mana perubahan ini akan berbuat baik.”

Seperti penjelasan yang dikenal dilansir oleh The Beatles pada 1970,album itu tercatat sebagai kerja sama terakhir John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr sebagai band.

Tetapi sejak 1960-an, band itu mengalami perang internal. Beberapa di antaranya, kematian manajer mereka bernama Brian Epstein pada 1967, konflik ego antarpersonel, hingga memuncak ketika album Let It Be ditunggu.

The Beatles last performance was in a full four-person lineup on 22 August 1969 at Tittenhurst Park, England.

Proses bubarnya The Beatles cukup membuat beberapa orang berantakan karena kerusuhan hukum yang panjangnya, sehingga band itu resmi bubar pada 29 Desember 1974.

Saat 4 orang anggota itu benar-benar diisukan untuk reuni yang akan berlangsung pada tahun 1970, namun rumor itu tidak kunjung terjadi setelah 1970-an. Tetapi reuni The Beatles dengan formasi lengkap tidak pernah terjadi usai John Lennon meninggal pada 1980.

Ketiga anggota yang tersisa kemudian menggelar reuni lewat proyek antologi pada 1994, menggunakan demo lagu John Lennon yang belum selesai digarap berjudul Kenangan dan cinta yang lebihbelaka.

George Harrison meninggal pada 2001, membuat anggota The Beatles yang tersisa hanya Paul McCartney dan Ringo Starr.